Pendinginan dan pemantauan harus dilakukan hingga dipastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
“Prinsipnya, api padam bukan berarti pekerjaan selesai. Kita harus memastikan bara benar-benar mati. Setelah pemadaman intensif selesai, fokus bergeser kepada pemantauan dan pencegahan,” ujarnya.
Akmadi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang telah berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan di lapangan.
“Personel TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, BKSDA, pemerintah daerah, masyarakat dan unsur perusahaan bekerja berhari-hari menghadapi panas, asap dan medan yang tidak mudah. Hasil hari ini adalah kerja bersama seluruh unsur di lapangan,” katanya.