Pada tahap awal, pengembangan mencakup penambahan panjang Dermaga 1 sekitar 92 meter yang akan difokuskan untuk melayani kapal curah cair. Sementara itu, Dermaga 2 akan dikembangkan menjadi dermaga multipurpose dengan tambahan panjang sekitar 60 meter, yang dapat melayani penumpang, general cargo, serta curah kering.
Selain Celukan Bawang, Kemenhub juga mendorong pengembangan pelabuhan lain di Bali seperti di wilayah Sangsit, Amed, dan Gunaksa yang dapat menciptakan sistem penyeberangan yang lebih terdistribusi, seperti yang telah diterapkan di lintas Merak-Bakauheni.
Sebagai solusi jangka pendek, pemerintah juga akan melakukan penataan di Pelabuhan Ketapang dengan menambah dermaga serta membuka opsi pelabuhan alternatif di wilayah Gilimanuk.
(DESI ANGRIANI)