“Seiring dengan terpantaunya hotspot pada sejumlah lokasi, Manggala Agni bersama pihak terkait lainnya di daerah juga melaporkan upaya penanganan karhutla. Pada 1 – 15 Maret 2026 telah dilaksanakan penanganan karhutla sebanyak 48 kali operasi dengan luas areal yang berhasil ditangani yaitu 78,2 Ha di Kabupaten/ Kota Dumai, Bengkalis, Pelalawan, Rokan Hilir, Indragiri Hilir, dan Kampar,” kata Thomas dalam keterangan pers Rabu (18/3/2026).
Selain operasi pemadaman karhutla, penguatan pemantauan melalui patroli udara juga dilakukan untuk meningkatkan deteksi dini serta mempercepat respons penanganan di lapangan.
"Mobilisasi helikopter patroli udara jenis Bell saat ini sedang approaching menuju Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru untuk mendukung kegiatan patroli udara dalam rangka pemantauan wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau,” ujarnya.
Thomas mengatakan operasi patroli udara direncanakan berlangsung hingga akhir April dengan total waktu operasi sekitar 65 jam terbang. Selama pelaksanaan kegiatan tersebut, Tim Satgas Udara akan berposko di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru sebagai pusat koordinasi pelaksanaan patroli udara di wilayah Riau.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Komandan Lanud Roesmin Nurjadin beserta jajaran, khususnya Kadis Ops dan Kasi Ops Lanud Roesmin Nurjadin, atas dukungan dan kerja sama yang sangat baik dalam mendukung kesiapsiagaan pengendalian karhutla melalui patroli udara. Tim patroli udara yang beranggotakan unsur Kementerian Kehutanan, BPBD, DLHK, Basarnas, TNI AU, serta Pemerintah Daerah Provinsi Riau akan melaksanakan patroli udara secara terjadwal guna memperkuat pemantauan wilayah rawan serta mendukung deteksi dini kejadian kebakaran hutan dan lahan,” ujar dia.