Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP), Velix Vernando Wanggai menilai, komoditas pangan Papua selama ini belum dioptimalkan, baik secara ketahanan pangan maupun nilai ekonominya.
Velix mengatakan jaminan rantai pasok pangan yang stabil menjadi vital dalam menjamin keberlangsungan MBG di tanah Papua. Perlu ada penguatan yang diprakarsai oleh Tim Patriot agar distribusi pangan bisa berjalan dari hulu ke hilir. Sehingga pihak Komite bakal menggarap kelembagaan SPPG-nya dari sisi mitra strategis.
"Baik yang untuk pemenuhan gizinya, hasil ternak, hasil sayur-mayur, kemudian protein, karbohidrat. Ada pala, ada kopi, ada cokelat, dan juga komoditas lain yang tentu beragam offtaker baik di tingkat nasional maupun di tingkat lokal seperti SPPG MBG ini," ujar Velix.
(Rahmat Fiansyah)