Sudaryono mengatakan BGN meminta dapur-dapur MBG di wilayah 3T melibatkan DJKN untuk melakukan appraisal. Penilaian tersebut nantinya dapat digunakan untuk mengetahui nilai dapur serta menjadi pertimbangan dalam menentukan insentif dan tingkat kemahalan di wilayah tersebut.
"Termasuk juga kami minta SPPG-SPPG atau dapur-dapur di 3T itu melibatkan DJKN di Kementerian Keuangan untuk di-appraisal," kata Sudaryono.
Dengan penguatan kapasitas sumber daya manusia, integrasi sistem digital, serta keterlibatan DJKN, BGN berharap pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan program MBG dapat berjalan lebih tertib dan akuntabel. (Febrina Ratna Iskana)