Meski demikian, pemerintah tetap akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Angkutan Lebaran tahun ini. Beberapa aspek seperti pengelolaan rest area, kepadatan di titik tertentu, hingga peningkatan layanan akan menjadi perhatian untuk perbaikan ke depan.
“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Kelancaran harus diiringi dengan kepastian bahwa seluruh perjalanan berlangsung aman dan sesuai standar,” kata dia.
Dengan berakhirnya periode angkutan Lebaran 2026, pemerintah memastikan berbagai catatan evaluasi akan menjadi dasar dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan transportasi pada momentum Lebaran tahun berikutnya.
(NIA DEVIYANA)