sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Menhub Sebut KNKT Masih Investigasi Sinyal Hijau KA Argo Bromo Anggrek sebelum Tabrak KRL

News editor Puteranegara
22/05/2026 14:38 WIB
Sinyal hijau yang diterima KA Argo Bromo Anggrek sebelum menabrak Kereta Rel Listrik (KRL) atau Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur masih diinvestigasi KNKT.
Menhub Sebut KNKT Masih Investigasi Sinyal Hijau KA Argo Bromo Anggrek sebelum Tabrak KRL. (Foto Puteranegara/IMG)
Menhub Sebut KNKT Masih Investigasi Sinyal Hijau KA Argo Bromo Anggrek sebelum Tabrak KRL. (Foto Puteranegara/IMG)

IDXChannel - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengungkapkan, sinyal hijau yang diterima KA Argo Bromo Anggrek sebelum menabrak Kereta Rel Listrik (KRL) atau Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur masih diinvestigasi oleh Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Dudy menegaskan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses investigasi terkait persinyalan tersebut kepada KNKT.

"Masih berlangsung, masih berlangsung. Karena ada beberapa hal juga yang masih didalami," kata Dudy di PTIK, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2026). 

Maka dari itu, Dudy mengaku tidak bisa berkomentar banyak ihwal dugaan kesalahan operator dalam pemberian informasi sinyal. Sebab, hal itu merupakan ranah investigasi KNKT.

"Itu kita serahkan kepada KNKT untuk hasil dan investigasinya. Kemudian karena ada korban jiwa kepolisian juga sudah melakukan penyidikan, itu kami juga serahkan ke kepolisian," kata dia.

Diketahui, kasus tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur sudah naik ke tahap penyidikan. Polisi juga menggandeng tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri untuk mendalami penyebab kecelakaan.

Salah satu yang ditelusuri adalah kemungkinan adanya gangguan teknis, termasuk pengaruh sistem kelistrikan atau sinyal di lokasi kejadian.

Sebagai informasi, peristiwa kecelakaan kereta antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur itu terjadi pada Senin (27/4/2026). Tercatat, belasan orang meninggal dunia.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement