"Nah, kita akan mencari delik yang nanti sesuai. Kita tentu akan berkoordinasi, barangkali juga kita mengundang aparat hukum, begitu ya, penegak hukum, untuk kemudian kita lihat mana hal-hal yang bisa ditindaklanjuti untuk ditegakkan secara hukum. Jadi seperti itu," ujarnya.
Dari hasil investigasi awal, kata dia, pelaku yang menggunakan riset palsu ini berjumlah empat orang. Hal ini menjawab kemungkinan adanya terduga lain yang belum terungkap.
"Kita juga minta tim segera bekerja dengan cepat, karena perhatian publik kan sudah sangat besar dan ini juga mencoreng nama bangsa kita di luar negeri," pungkasnya.
(Nadya Kurnia)