Australia termasuk di antara sejumlah negara yang mengalami kenaikan harga BBM yang tajam. Perang antara Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran, serta penutupan Selat Hormuz, telah berlangsung selama sebulan.
Sebelum perang, Selat Hormuz dilalui sekitar 20 persen ekspor minyak dan gas alam dunia. Penutupan mendorong pemerintah di seluruh dunia untuk mulai menerapkan langkah-langkah untuk menghemat BBM.
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese baru-baru ini menegaskan persediaan BBM masih aman setelah muncul laporan pembelian panik dan kehabisan bensin di stasiun pengisian. (Wahyu Dwi Anggoro)