sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu Per Siswa, Begini Kata Mensos Gus Ipul

News editor Yuwantoro Winduajie
05/05/2026 15:55 WIB
Sorotan publik menajam setelah dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP) Kementerian Sosial Tahun Anggaran 2026 di sistem SiRUP menunjukkan alokasi anggaran.
Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu Per Siswa, Begini Kata Mensos Gus Ipul
Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu Per Siswa, Begini Kata Mensos Gus Ipul

IDXChannel - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mewanti-wanti jajarannya untuk menjalankan proses pengadaan barang dan jasa sesuai ketentuan.

Hal ini diungkapkan Gus Ipul menyusul polemik anggaran pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat. Sorotan publik menajam setelah dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP) Kementerian Sosial Tahun Anggaran 2026 di sistem SiRUP menunjukkan alokasi anggaran sebesar Rp27 miliar dari APBN untuk pengadaan 39.345 pasang sepatu. 

Dari angka tersebut, harga satuan sepatu diperkirakan mencapai sekitar Rp700 ribu per pasang yang dinilai sebagian pihak lebih tinggi dari harga pasar.

Pria yang kerap disapa Gus Ipul ini menyebut pihak kementerian berkomitmen untuk tidak akan mencampuri proses pengadaan.

"Itu yang kami terus sampaikan kepada teman-teman, khususnya juga yang diberi tugas melakukan pengadaan barang dan jasa. Saya dan Pak Wamen komitmen dari awal untuk tidak akan mengintervensi, tidak akan mencampuri, tidak akan titip-titip, tidak akan mengarahkan proses-proses pengadaan barang dan jasa di Kementerian Sosial," kata Gus Ipul saat konferensi pers di Kantor Kementerian Sosial, Selasa (5/5/2026).

Dia menambahkan, pihaknya selalu mengingatkan jajaran agar berpegang pada ketentuan dan etika dalam setiap proses pengadaan.

"Ini adalah tekad dan komitmen kami berdua. Kami selalu memberikan arahan untuk betul-betul berpegang kepada ketentuan-ketentuan dan etika-etika yang seharusnya dipegang oleh para penanggung jawab pengadaan barang dan jasa," katanya.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement