IDXChannel – Ketidakhadiran Presiden Prabowo Subianto dalam seremoni Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2026 menjadi sorotan.
Pasalnya, ini merupakan kali kedua Presiden tidak hadir langsung dalam pembukaan perdagangan awal tahun di bursa.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan respons tenang dan meminta publik melihat sisi positif dari agenda kepresidenan tersebut. Purbaya menegaskan bahwa keberadaan Presiden di lapangan justru menunjukkan prioritas utama pemerintah dalam melayani masyarakat.
"Presiden lagi di Aceh. Itu juga menunjukkan bahwa Presiden amat peduli dengan masyarakat. Artinya apa? Yang lain pun nanti diperhatiin termasuk ekonominya," ujar Purbaya usai seremoni pembukaan perdagangan di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (2/1/2026).
Purbaya meyakini bahwa absennya Presiden di lantai bursa tidak akan mengurangi sentimen positif pasar. Menurutnya, komitmen Presiden terhadap ekonomi tetap kuat dan sudah terwakili oleh jajaran menteri serta perangkat kebijakan yang hadir.