sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Purbaya Kritik Penonaktifan Peserta PBI BPJS Kesehatan Mendadak, Sebut Anggaran JKN Tak Berkurang

News editor Anggie Ariesta
09/02/2026 11:52 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengkritik tata kelola penonaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) secara mendadak.
Purbaya Kritik Penonaktifan Peserta PBI BPJS Kesehatan Mendadak, Sebut Anggaran JKN Tak Berkurang. Foto: iNews Media Group.
Purbaya Kritik Penonaktifan Peserta PBI BPJS Kesehatan Mendadak, Sebut Anggaran JKN Tak Berkurang. Foto: iNews Media Group.

Purbaya mengingatkan pentingnya jangka waktu transisi sekaligus sosialisasi langsung kepada peserta yang akan dihapus.

"Penonaktifan peserta PBI JK dapat dipertimbangkan untuk tidak langsung berlaku, namun diberikan jangka waktu 2 sampai 3 bulan yang disertai dengan sosialisasi kepada masyarakat. Jangan sampai yang udah sakit tiba-tiba begitu mau cuci darah, tiba-tiba enggak eligible. Kan itu kayaknya kita konyol. Padahal uang yang saya keluarin sama. Saya rugi di situ, uang keluar tapi image jelek jadinya," kata Purbaya.

Meski mengkritik teknis pelaksanaan, Purbaya menegaskan komitmen fiskal pemerintah dalam menjaga kesehatan masyarakat sangat besar. Pada APBN 2026, anggaran kesehatan dialokasikan sebesar Rp247,3 triliun, naik 13,2 persen dibanding tahun sebelumnya.

Anggaran tersebut mencakup dukungan iuran bagi 96,8 juta peserta PBI. Namun, Menkeu juga memberikan catatan mengenai ketepatan sasaran, di mana masih ditemukan 41 persen peserta PBI JKN yang sebenarnya berada pada desil 6-10 (kelompok mampu).

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement