sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Raksasa Minyak AS Exxon Ogah Investasi di Venezuela

News editor Wahyu Dwi Anggoro
12/01/2026 14:39 WIB
Raksasa migas Amerika Serikat (AS) ExxonMobil mengisyaratkan keengganannya unyuk kembali berinvestasi di Venezuela dalam waktu dekat.
Raksasa Minyak AS Exxon Ogah Investasi di Venezuela. (Foto: Inews Media Group)
Raksasa Minyak AS Exxon Ogah Investasi di Venezuela. (Foto: Inews Media Group)

IDXChannel - Raksasa migas Amerika Serikat (AS) ExxonMobil mengisyaratkan keengganannya unyuk kembali berinvestasi di Venezuela dalam waktu dekat.

Dilansir dari Oilprice pada Senin (12/1/2026), CEO Exxon Darren Woods mengatakan bahwa Venezuela harus menjalankan reformasi pemerintahan dan ekonomi besar-besaran terlebih dahulu.

Hal itu disampaikannya dalam pertemuan antara sejumlah perusahaan migas AS dan Presiden Donald Trump pekan lalu. Washington mendorong investasi AS di negara itu setelah menggulingkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro awal tahun ini.

"Venezuela saat ini tidak layak investasi," kata Woods. 

Woods menyebut sejumlah faktor, termasuk perlindungan hukum yang lemah, undang-undang hidrokarbon yang membatasi, dan sejarah penyitaan aset. 

Woods menekankan bahwa Exxon beroperasi dengan cakupan investasi multi-dekade dan tidak dapat menginvestasikan modal tanpa kerangka hukum dan komersial yang kuat. 

Ia mencatat bahwa meskipun Venezuela memiliki beberapa sumber daya hidrokarbon terbesar di dunia, tantangannya bukanlah penemuan sumber daya, tetapi kemampuan untuk mengembangkannya dalam kondisi yang stabil dan dapat diprediksi.

Exxon pertama kali memasuki Venezuela pada dekade 1940-an dan asetnya telah disita dua kali, yang terakhir selama nasionalisasi pada dekade 2000-an di bawah mantan Presiden Hugo Chavez.

Woods mengatakan bahwa masuk kembali untuk ketiga kalinya akan membutuhkan perubahan signifikan untuk menghindari terulangnya kerugian di masa lalu.

Dalam jangka pendek, Woods mengatakan Exxon bersedia mengirimkan tim penilai teknis ke Venezuela - jika diundang oleh pemerintah lokal dan diberikan pengamanan yang memadai - untuk mengevaluasi kondisi ladang minyak, infrastruktur, dan kapasitas produksi setelah hampir dua dekade kurangnya investasi dan penurunan operasional.

Ia menambahkan bahwa kemampuan terintegrasi ExxonMobil di bidang produksi, penyulingan, dan perdagangan dapat membantu membawa minyak mentah Venezuela kembali ke pasar internasional dan mengamankan penetapan harga berbasis pasar, yang berpotensi meringankan tekanan keuangan yang parah di negara tersebut. (Wahyu Dwi Anggoro)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement