Merespon itu, dia mengaku tak selalu ikut pembahasan teknis tim teknologi wartek. Namun, dia sempat mendengar, bahwa Ibrahim Arief lebih condong pilih Chromebook atas arahan Nadiem.
“Tapi saya dengar memang, eh, Mas Ibam itu dihadirkan karena beliau memang ahli teknologi, kemudian tentunya beliau memang mengikuti dari, eh, arahan baik Mas Menteri,” kata Susanto.
Mendengar itu, tim kuasa hukum menginterupsi lantaran pernyataan Susanto dianggap sebagai pendapat atau opini. Namun jaksa membela Susanto lantaran mengetahui dan mendengar fakta tersebut.
“Nanti, nanti saksi tinggal memberikan keterangan tentang apa yang Saudara alami ya, tentang kesimpulan jangan di ini ya, biar nanti yang menyimpulkan Majelis Hakim. Silakan lanjut,” ucap ketua majelis hakim menengahi.
Kemudian, jaksa pun kembali menanyakan untuk mempertegas pernyataan Susanto perihal pemilihan Choromebook.