Seiring perbaikan kondisi jalur, pembatasan kecepatan dinaikkan menjadi 20 km per jam pada pukul 04.40 WIB, dan selanjutnya KA Bengawan diberangkatkan pukul 05.10 WIB.
Dengan normalisasi jalur, KAI melakukan pengaturan pola operasi untuk mengembalikan layanan perjalanan secara bertahap dari wilayah Daop 1 Jakarta.
Dari Stasiun Gambir, KA 46 (Taksaka) tujuan Yogyakarta berangkat pukul 07.45 WIB sesuai jadwal, KA 6 (Argo Semeru) tujuan Surabaya Gubeng berangkat pukul 06.43 WIB atau terlambat 23 menit, KA 50F (Purwojaya) tujuan Cilacap/Kroya berangkat pukul 07.20 WIB sesuai jadwal, serta KA 16 (Argo Dwipangga) tujuan Solo berangkat pukul 08.50 WIB sesuai jadwal, sementara KA tambahan Manahan dan Parahyangan diprogramkan berangkat sesuai jadwal.
Sementara itu, dari Stasiun Pasar Senen, KA 90 (Gaya Baru Malam Selatan) tujuan Surabaya berangkat pukul 11.10 WIB sesuai jadwal, KA Fajar Utama Solo berangkat pukul 05.40 WIB sesuai jadwal, KA Sawunggalih tujuan Kutoarjo berangkat pukul 06.30 WIB sesuai jadwal, serta KA Fajar Utama Yogyakarta berangkat pukul 07.35 WIB sesuai jadwal, sedangkan KA Gajahwong, Bengawan, dan Jaka Tingkir diprogramkan berangkat dengan penyesuaian operasional.
Namun, KAI menyampaikan bahwa masih terdapat sejumlah perjalanan kereta api yang terdampak akibat tingginya keterlambatan sebelumnya. Selain itu, dikarenakan rangkaian KA Cakrabuana belum tiba di Purwokerto hingga saat ini, maka untuk hari ini dilakukan pembatalan perjalanan KA 122B Cakrabuana relasi Gambir–Cirebon yang seharusnya berangkat dari Stasiun Gambir pukul 10.50 WIB.