Dalam dialog tersebut, Gus Ipul juga berbincang dengan Saputra (14), salah satu calon siswa Sekolah Rakyat yang putus sekolah sejak kelas 5 SD.
“(Saya) tidak lulus, berhenti di kelas 5 (SD). Saya pengen sekolah, yang penting bisa bahagiakan ayah,” kata Saputra.
Ayah Saputra, Naman Surya Pratama, yang merupakan penyandang disabilitas netra, mengaku mendukung penuh anaknya untuk mengikuti program Sekolah Rakyat meski harus tinggal di asrama.
“Saya akan siap bagaimanapun ceritanya dan saya sangat mendukung secara penuh. Saya berterima kasih kepada Pak Presiden Prabowo beserta jajaran aparat Republik Indonesia,” katanya.
(Nadya Kurnia)