“Beberapa kapasitas penerbangan akan digantikan oleh maskapai di luar kawasan, tetapi tidak mungkin juga maskapai luar menggantikan keseluruhan kapasitas penerbangan semua maskapai Timur Tengah,” kata dia.
Dia berekspektasi negara-negara di Semenanjung Arab akan pulih dalam waktu cepat. Adapun terkait kapasitas produksi minyak, pembukaan Selat Hormuz pasti akan berdampak positif tak hanya bagi pasokan minyak mentah, tetapi juga bagi produk turunannya, termasuk avtur.
“Memang dibutuhkan waktu beberapa saat untuk fasilitas di luar wilayah beradaptasi dan meningkatkan produksinya,” jelasnya, merujuk pada negara-negara yang dapat meningkatkan kapasitas produksi turunan minyak (refined product).
Dia juga berharap China dan Korea Selatan melanjutkan ekspor produk-produk turunan minyak begitu arus pasokan minyak mentah kembali normal.
(Nadya Kurnia)