Lebih lanjut, Cheroline menambahkan bahwa kehadiran listrik 24 jam ini membawa kebahagiaan luar biasa bagi masyarakat setempat. Di samping itu, ia juga berharap agar kolaborasi ini terus berjalan demi menjangkau daerah-daerah terpencil lainnya yang belum mendapatkan keadilan energi.
"Saya mewakili seluruh masyarakat dari Distrik Hingk, Distrik Taige, Distrik Minyambouw, dan juga Distrik Anggi Gida mengucapkan terima kasih banyak karena listrik sudah menyala 24 jam. Kami juga mengapresiasi program BPBL yang benar-benar hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap semoga kolaborasi yang baik ini bisa terus berlanjut, sehingga semakin banyak masyarakat di daerah terpencil dapat menikmati akses listrik yang andal dan berkelanjutan," lanjut Cheroline.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa kehadiran listrik hingga ke pelosok merupakan bagian dari komitmen nyata PLN dalam mewujudkan pemerataan energi bagi seluruh masyarakat Indonesia.
"PLN percaya listrik adalah fondasi kemajuan. Karena itu, kami terus menghadirkan akses listrik yang andal hingga ke wilayah-wilayah dengan tantangan geografis paling berat sekalipun. Kehadiran listrik 24 jam di Pegunungan Arfak bukan hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan kualitas hidup masyarakat," ujar Darmawan.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan tersebut sukses diselesaikan meskipun harus menghadapi berbagai tantangan medan yang ekstrem di wilayah Pegunungan Arfak.
"Peningkatan jam nyala ini dapat terwujud setelah pembangunan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 23,75 kms dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 21,29 kms yang terhubung ke sistem kelistrikan Anggi. Proses pembangunan dilakukan di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang, namun berkat dukungan masyarakat dan pemerintah daerah, pekerjaan dapat diselesaikan sehingga masyarakat kini dapat menikmati listrik selama 24 jam penuh," ujar Roberth.
PLN terus berkomitmen dalam menghadirkan akses energi yang merata dan berkeadilan hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di seluruh penjuru Indonesia.
(Shifa Nurhaliza Putri)