sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Trump Dihadapkan Pilihan Sulit Setelah Sebulan Perang Melawan Iran

News editor Kunthi Fahmar Sandy
29/03/2026 08:08 WIB
Dengan harga energi global yang terus naik, Presiden AS Donald Trump menghadapi pilihan sulit setelah sebulan perang melawan Iran.
Trump Dihadapkan Pilihan Sulit Setelah Sebulan Perang Melawan Iran (FOTO:iNews Media Group)
Trump Dihadapkan Pilihan Sulit Setelah Sebulan Perang Melawan Iran (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Dengan harga energi global yang terus naik, Presiden AS Donald Trump menghadapi pilihan sulit setelah sebulan perang melawan Iran.

Trump dihadapi pilihan, apakah harus membuat kesepakatan yang berpotensi memperburuk keadaan atau meningkatkan eskalasi militer dan mempertaruhkan konflik berkepanjangan yang dapat menghabiskan masa kepresidenannya.

Dilansir dari laman Reuters Minggu (29/3/2026), terlepas dari serangkaian aktivitas diplomatik, Trump mengakhiri kampanye gabungan AS-Israel yang berjuang untuk mengatasi krisis Timur Tengah, karena Iran menantang mempertahankan kendali atas pengiriman minyak dan gas serta terus melakukan serangan rudal dan drone di seluruh wilayah tersebut.

Pertanyaan utamanya sekarang, kata para analis, apakah Trump siap untuk mengurangi atau meningkatkan apa yang disebut sebagai perang pilihan yakni perang yang telah memicu guncangan pasokan energi global terburuk dalam sejarah dan menyebar jauh melampaui kawasan tersebut.

Sebelumnya, Trump telah mengatakan bahwa ia ingin menghindari perang abadi dan menemukan jalan keluar melalui negosiasi. Mendesak mereka untuk menekan durasi permusuhan selama empat hingga enam minggu, kata seorang pejabat senior Gedung Putih.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement