sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Waspadai Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Wilayah Perairan pada 25-28 Mei 2026

News editor Binti Mufarida
25/05/2026 09:24 WIB
BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 25 - 28 Mei 2026.
Waspadai Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Wilayah Perairan pada 25-28 Mei 2026 (FOTO:iNews Media Group)
Waspadai Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Wilayah Perairan pada 25-28 Mei 2026 (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 25 - 28 Mei 2026.

"Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 6-32 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Tenggara hingga Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 3-26 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Pasifik utara Papua," tulis BMKG dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/5/2026).

BMKG mengungkapkan kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.5 meter berpeluang terjadi di Samudera Hindia selatan Bali, Samudera Hindia selatan NTB, Samudera Hindia selatan NTT, Laut Sulawesi bagian barat, Laut Sulawesi bagian tengah, Laut Sulawesi bagian timur, Samudera Pasifik utara Maluku, Laut Maluku, Samudera Pasifik utara Papua Barat Daya, Samudera Pasifik utara Papua Barat, Samudera Pasifik utara Papua.

Sedangkan, pada gelombang yang lebih tinggi di kisaran 2.50 - 4.0 meter berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, Samudera Hindia barat Aceh, Samudera Hindia barat Kep. Nias, Samudera Hindia barat Kep. Mentawai, Samudera Hindia barat Bengkulu, Samudera Hindia barat Lampung, Samudera Hindia selatan Banten, Samudera Hindia selatan Jawa Barat, Samudera Hindia selatan Jawa Tengah, Samudera Hindia selatan DI Yogyakarta, Samudera Hindia selatan Jawa Timur.

Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. 

Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti Perahu Nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), Kapal Tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), Kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), dan Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m). 

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," katanya.

(kunthi fahmar sandy)

Advertisement
Advertisement