sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

24 Ribu Jamaah Umrah RI Sudah Pulang ke Tanah Air Pasca Konflik Timur Tengah

Syariah editor Riyan Rizki Roshali
15/03/2026 17:07 WIB
Sebanyak 24.022 jamaah umrah Indonesia telah pulang ke Tanah Air menggunakan penerbangan internasional dari Arab Saudi menuju Indonesia.
24 Ribu Jamaah Umrah RI Sudah Pulang ke Tanah Air Pasca Konflik Timur Tengah. (Foto: Ilustrasi/iNews Media Group)
24 Ribu Jamaah Umrah RI Sudah Pulang ke Tanah Air Pasca Konflik Timur Tengah. (Foto: Ilustrasi/iNews Media Group)

IDXChannel - Sebanyak 24.022 jamaah umrah Indonesia telah pulang ke Tanah Air menggunakan penerbangan internasional dari Arab Saudi menuju Indonesia. Hal itu disampaikan Staf Teknis Urusan Haji pada Kantor Urusan Haji Jeddah, M Ilham Effendy.

“Hingga 12 Maret 2026, tercatat 24.022 jamaah umrah Indonesia telah kembali ke Tanah Air melalui berbagai penerbangan internasional dari Arab Saudi menuju Indonesia,” kata Ilham dikutip dari laman resmi Kementerian Haji, Minggu (15/3/2026).

Berdasarkan laporan pengawasan lapangan Staf Teknis Urusan Haji, sejak 10-12 Maret 2026 sebanyak 3.441 jamaah umrah dipantau dalam proses kepulangan melalui Bandara Jeddah dan Madinah.

“Petugas terus melakukan pengawasan lapangan serta berkoordinasi dengan pihak maskapai dan penyelenggara perjalanan ibadah umrah untuk memastikan setiap kendala yang dialami jamaah dapat segera ditangani,” ujar dia.

Dalam proses pengawasan tersebut, kata dia, petugas juga menemukan beberapa kendala perjalanan yang dialami oleh sebagian jamaah, antara lain penyesuaian jadwal kepulangan akibat pembatalan penerbangan oleh maskapai. 

Namun, lewat koordinasi antara petugas, maskapai, serta biro perjalanan, para jamaah yang terdampak tetap dapat melanjutkan perjalanan kembali ke Indonesia dengan aman.

Menurutnya, Kementerian Haji dan Umrah melalui Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah terus melakukan pemantauan dan koordinasi secara intensif guna memastikan seluruh jamaah umrah Indonesia dapat kembali ke Tanah Air dengan lancar.

“Alhamdulillah, melalui berbagai upaya koordinasi yang dilakukan bersama maskapai, otoritas bandara, serta penyelenggara perjalanan ibadah umrah, para jamaah yang sebelumnya mengalami keterlambatan akhirnya dapat dipulangkan dengan aman,” kata dia.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement