AALI
9475
ABBA
0
ABDA
7050
ABMM
785
ACES
1455
ACST
282
ACST-R
0
ADES
1670
ADHI
1100
ADMF
8175
ADMG
164
ADRO
1170
AGAR
430
AGII
1080
AGRO
1000
AGRO-R
0
AGRS
302
AHAP
74
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
294
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
496
AKRA
3110
AKSI
800
ALDO
840
ALKA
246
ALMI
250
ALTO
302
Market Watch
Last updated : 2021/04/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
476.24
0.22%
+1.05
IHSG
5994.18
0.02%
+0.94
LQ45
893.96
0.13%
+1.17
HSI
28755.34
0.47%
+133.42
N225
29188.17
2.38%
+679.62
NYSE
0.00
-100%
-15944.61
Kurs
HKD/IDR 1,869
USD/IDR 14,515
Emas
835,643 / gram

Dukung Pengembangan Keuangan Syariah, Ini Harapan Wapres ke BSI

SYARIAH
Giri Hartomo/Okezone
Senin, 05 April 2021 14:42 WIB
Melalui penggabungan ini, BSI diharapkan dapat melayani transaksi baik domestik maupun global, dari skala kecil seperti UMKM.
Dukung Pengembangan Keuangan Syariah, Ini Harapan Wapres ke BSI (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Dalam gelaran IDX Channel Sharia Fair 2021, Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan, pembentukan Bank Syariah Indonesia (BSI) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam pengembangan industri keuangan syariah. Lewat pembentukan ini, diharapkan bisa melayani transaksi domestik maupun global.   

Bahkan dengan pembentukan ini juga BSI diharapkan tidak hanya melayani transaksi pada tingkat korporasi besar saja. Akan tetapi juga bisa melayani skala kecil seperti pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).  

“Melalui penggabungan ini, BSI diharapkan dapat melayani transaksi baik domestik maupun global, dari skala kecil seperti UMKM sampai skala besar di tingkat korporasi baik di dalam maupun luar negeri,” ujarnya dalam acara Sharia Fair 2021 IDX Channel, Senin (5/4/2021). 

Pengembangan industri keuangan syariah dilakukan baik di sektor perbankan syariah maupun non perbankan syariah. 

Sementara itu, untuk non perbankan, pemerintah melakukan penguatan industri asuransi syariah dan juga yang tak kalah penting adalah layanan syariah jaminan sosial ketenagakerjaan. 

“Dilakukan upaya antara lain melalui penguatan industri asuransi syariah dan pengembangan layanan syariah jaminan sosial ketenagakerjaan,” sebut dia.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD