AALI
8825
ABBA
222
ABDA
6025
ABMM
4340
ACES
635
ACST
196
ACST-R
0
ADES
7100
ADHI
760
ADMF
8550
ADMG
167
ADRO
3860
AGAR
318
AGII
2350
AGRO
615
AGRO-R
0
AGRS
100
AHAP
104
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
147
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1585
AKRA
1305
AKSI
318
ALDO
685
ALKA
290
ALMI
394
ALTO
171
Market Watch
Last updated : 2022/09/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
532.26
-1.78%
-9.65
IHSG
7054.47
-1.73%
-124.12
LQ45
1007.67
-1.75%
-17.96
HSI
17729.59
-1.14%
-203.68
N225
26431.55
-2.66%
-722.28
NYSE
13796.99
-2.26%
-319.60
Kurs
HKD/IDR 1,914
USD/IDR 15,031
Emas
791,977 / gram

Fenomena Batuk Serang Jamaah Pasca Puncak Haji, Ini Penyebabnya!

SYARIAH
Rizky Syarial
Selasa, 19 Juli 2022 10:49 WIB
Saat ini rata-rata jamaah mengalami sakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) meliputi hidung mampet, baik di sinus hidung atau paru-paru, pilek, batuk.
Fenomena Batuk Serang Jamaah Pasca Puncak Haji, Ini Penyebabnya! (Foto: MNC Media)
Fenomena Batuk Serang Jamaah Pasca Puncak Haji, Ini Penyebabnya! (Foto: MNC Media)

Kondisi serupa dialami Abdurrahman (39) jamaah asal Makassar, ia sudah dua hari mengalami sakit batuk dan flunya yang tak kunjung reda, meski sudah diberi obat oleh dokter yang siaga di hotel tidak jauh dari tempat ia menginap. Pemicunya juga sama, karena minum air dingin saat cuaca terik, dan kelelahan karena mobilitasnya dari hotel ke masjid untuk ibadah.

Sudah lima hari lebih juga dialami oleh Nurnis (64) jemaah haji asal Jambi yang mengalami sakit flu dan batuk. Ia bercerita, jika ada jamaah lain batuk, maka ia pun batuk-batuk. Ia sudah berkonsultasi ke dokter lalu diberi obat batuk dan flu untuk dua har

“Kalau jamaah lainnya berhenti batuk, maka batuknya juga berhenti, terutama saat di Masjid, saya jadi heran sendiri,” tuturnya.

Koordinator Emergency Medical Team (EMT), Dr. Donny Mulizar, sebagai petugas di Klinik Kesehatan Haji Sektor tiga mengatakan, saat ini rata-rata jamaah mengalami sakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Gejalanya meliputi hidung mampet, baik di sinus hidung atau paru-paru, pilek, batuk, sakit tenggorokan, pegal-pegal,dan kelelahan.

"Setiap jamaah yang berkonsultasi karena mengalami sakit ISPA kita berikan obat untuk dua hari, bila belum reda, kita berikan lagi. Memang obat yang diberi ke jemaah tidak untuk tiga hari sekaligus, selain karena keterbatasan obat, juga jemaah cenderung tidak menghabiskan obat tersebut bila sudah sembuh, sisa obatnya terbuang,” papar Donny.

Halaman : 1 2 3
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD