AALI
8125
ABBA
540
ABDA
0
ABMM
1310
ACES
1320
ACST
240
ACST-R
0
ADES
2500
ADHI
730
ADMF
7750
ADMG
240
ADRO
1280
AGAR
400
AGII
1690
AGRO
2630
AGRO-R
0
AGRS
232
AHAP
58
AIMS
426
AIMS-W
0
AISA
222
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
615
AKRA
3510
AKSI
448
ALDO
635
ALKA
234
ALMI
232
ALTO
322
Market Watch
Last updated : 2021/07/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
449.34
-0.4%
-1.83
IHSG
6106.39
0.08%
+4.70
LQ45
841.82
-0.46%
-3.89
HSI
26192.32
-4.14%
-1129.66
N225
27833.29
1.04%
+285.29
NYSE
16552.38
0.59%
+96.48
Kurs
HKD/IDR 1,860
USD/IDR 14,480
Emas
841,757 / gram

Gemakan Doa bagi Syuhada, Kemenag Gelar Tahlil Nasional Malam Ini 

SYARIAH
Widya Michella/MPI
Kamis, 22 Juli 2021 10:49 WIB
Kemenag RI akan menggelar Tahlil Nasional “Doa untuk Syuhada” secara virtual  pada Kamis, 22 Juli 2021, pukul 19.00 WIB.
Gemakan Doa bagi Syuhada, Kemenag Gelar Tahlil Nasional Malam Ini  (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Kementerian Agama (Kemenag) RI akan menggelar Tahlil NasionalDoa untuk Syuhada” secara virtual  pada Kamis, 22 Juli 2021, pukul 19.00 WIB. Hal ini dilakukan guna menggerakkan ikhtiar batin dalam menghadapi pandemi Covid-19 sekaligus mendoakan pasien Covid-19 yang telah wafat.

“Tahlil Nasional menjadi kelanjutan dari ikhtiar batin kita, melangitkan doa dan harapan agar pandemi Covid-19 segera berakhir. Juga untuk mendoakan yang terbaik bagi para syuhada yang gugur selama pandemi ini,” ujar Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, Kamis (22/7/2021).

Kemenag juga akan menyiapkan link webinar  dengan harapan masyarakat dapat bergabung sebagaimana#PrayFromHome,  dimana dapat mengikutinya dari rumah masing-masing dan disiarkan langsung melalui media sosial Kemenag.

“Kami mengundang masyarakat Indonesia, untuk bergabung, bersama-sama melafalkan zikir, tahlil, dan doa pada Kamis malam ini. Mari langitkan doa agar pandemi segera berakhir dan doakan para syuhada yang telah mendahului kita,”pesan Menag.

Tahlil Nasional ini akan diikuti kementerian/lembaga, para pengasuh dan santri pondok pesantren, pimpinan ormas, penyuluh agama di seluruh Indonesia dan ASN, serta masyarakat umum.
 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD