AALI
9800
ABBA
292
ABDA
6750
ABMM
1400
ACES
1350
ACST
195
ACST-R
0
ADES
3650
ADHI
830
ADMF
7600
ADMG
194
ADRO
2260
AGAR
362
AGII
1475
AGRO
1485
AGRO-R
0
AGRS
148
AHAP
70
AIMS
404
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1130
AKRA
810
AKSI
740
ALDO
1380
ALKA
358
ALMI
290
ALTO
222
Market Watch
Last updated : 2022/01/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.30
-0.48%
-2.43
IHSG
6645.05
-0.72%
-48.35
LQ45
948.02
-0.52%
-4.93
HSI
24218.03
-0.68%
-165.29
N225
28333.52
0.74%
+209.24
NYSE
0.00
-100%
-17259.00
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,319
Emas
838,644 / gram

Hukum Ayah Meminta Nafkah pada Anak Perempuan, Ini Kata Ustadz Khalid Basalamah

SYARIAH
Intan Afika Nuur Aziizah
Kamis, 06 Januari 2022 12:04 WIB
Anak perempuan tidak memiliki kewajiban memberikan nafkah kepada orang tua.
Anak perempuan tidak memiliki kewajiban memberikan nafkah kepada orang tua. (Foto: MNC Media)
Anak perempuan tidak memiliki kewajiban memberikan nafkah kepada orang tua. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Ustadz Khalid Basalamah mengatakan dalam ajaran agama Islam, seorang ayah merupakan kepala keluarga yang memiliki kewajiban memberi nafkah, baik lahir maupun batin, kepada istri dan anaknya. Hal ini sudah sangat jelas dalam Alquran.

Sementara, anak perempuan tidak memiliki kewajiban memberikan nafkah kepada orang tua. Terlebih jika anak tersebut sudah berkeluarga. Pemberian nafkah pun tidak harus dilakukan jika memang tidak mampu.

"Kalau anak laki-laki iya. Tapi kalau perempuan tidak pernah ada. Apalagi jika anak perempuan sudah berumah tangga," ujar Ustadz Khalid Basalamah, dikutip dari kanal YouTube Khalid Basalamah Official, Kamis (6/1/2022).

Akan tetapi, saat ini banyak ditemukan seorang ayah yang tidak menafkahi keluarganya. Mereka bahkan justru meminta kepada anaknya yang sudah berkeluarga. Padahal, kondisi fisiknya masih terbilang mampu untuk bekerja. 

Lantas, bagaimana hukum seorang ayah jika tidak menafkahi keluarga?

Ustadz Khalid Basalamah menegaskan bahwa seorang ayah tidak boleh memaksa seorang anak untuk menafkahi keluarganya, hukumnya haram. Sebagaimana Nabi Muhammad SAW bersabda: "Sungguh sangat berat dosa bagi orang yang membengkalaikan kewajibannya."

"Ini tidak boleh sama sekali dilakukan, dia memarahi anak perempuannya dan memaksakan anak perempuan memenuhi kebutuhan dia ataupun memenuhi kewajiban dia yang harus dia keluarga untuk istri dan anak-anaknya. Ini tidak boleh sama sekali, hukumnya haram dalam Islam," terang Ustadz Khalid Basalamah.

Apabila seorang ayah meminta sesuatu kepada anak, maka anak tersebut bisa memberi sesuai kemampuan mereka sebagai bentuk sedekah terbaik untuk orang tua. Namun jika tidak memiliki kemampuan, maka anak tersebut boleh mengatakan tidak mampu. Penolakan ini tidak termasuk dalam bab durhaka.

"Kalau anak tersebut tidak mampu, maka anak tersebut bisa mengatakan tidak mampu. Insya Allah tidak masuk dalam bab durhaka di sini," jelas Ustadz Khalid Basalamah.

Terkait kasus tersebut, Ustadz Khalid Basalamah menyarankan untuk memberi doa untuk sang ayah. Pasalnya, sekeras apapun hati seseorang dan seburuk apapun sikap serta perbuatannya, hati tetap dalam genggaman Allah SWT. Tidak ada yang mustahil dalam dunia ini jika Allah SWT sudah berkehendak.

"Sungguh hati itu berada di genggaman Allah SWT. Allah bisa membolak-balikkan siapa yang Dia inginkan. Maka Allah mampu mengubah orang yang buruk menjadi orang yang baik dengan doa," tutur Ustadz Khalid Basalamah.

Ustadz Khalid Basalamah menyebut bahwa doa adalah senjata orang beriman. Doa bisa menembus benteng musuh, menghancurkan mereka, bahkan bisa melunakkan hati orang yang sangat keras. Hal ini sudah terbukti pada Umar bin Khattab pada zaman Nabi Muhammad SAW.

"Bukankah Umar bin Khattab orang yang sangat membenci Islam? Bukankah dia dulu setiap hari keluar menyiksa kaum muslimin? Tapi Subhanallah dia kena doa nabi," kata Ustadz Khalid Basalamah.

Maka, tidak ada yang mustahil. Doakanlah sang ayah dengan ketulusan di sepertiga malam, pada saat hujan turun, antara adzan dan iqamah, sedekah, dan lain-lain. Insya Allah, hatinya akan melunak seiring jalannya waktu.

Di samping itu, Ustadz Khalid Basalamah juga menyarankan untuk tidak menyimpan dendam dan tetap membantu sang ayah semampunya apabila suami meridhoi. Jadikanlah bantuan tersebut sebagai sedekah terbaik untuk orangtua.

"Kau dan hartamu milik ayahmu. Maka kalau kita mampu, kita lakukan. Tetapi bukan kewajiban bagi anak perempuan," pungkas Ustadz Khalid Basalamah. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD