AALI
12000
ABBA
184
ABDA
6250
ABMM
3050
ACES
980
ACST
157
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
685
ADMF
8075
ADMG
179
ADRO
3100
AGAR
330
AGII
1970
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
62
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1020
AKSI
350
ALDO
905
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
206
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20171.27
0.29%
+59.17
N225
26677.80
-0.26%
-70.34
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,038 / gram

Intip 3 Waktu Pilihan untuk Bayar Zakat Fitrah

SYARIAH
Mohammad Yan Yusuf
Selasa, 26 April 2022 13:46 WIB
Sedikit ada 3 waktu pilihan untuk bayar zakat fitrah yang bisa Anda lakukan melengkapi puasa Ramadan.
Intip 3 Waktu Pilihan untuk Bayar Zakat Fitrah. (foto : MNC Media)
Intip 3 Waktu Pilihan untuk Bayar Zakat Fitrah. (foto : MNC Media)

IDXChannel - Sedikit ada 3 waktu pilihan untuk bayar zakat fitrah yang bisa Anda lakukan melengkapi puasa Ramadan.

Seperti diketahui 3 waktu pilihan untuk bayar zakat fitrah ini menjadi penyempurna Anda dalam berpuasa. 

Lalu apa saja 3 waktu pilihan untuk bayar zakat fitrah itu? Simak penjelasannya yang dihimpun dari berbagai sumber. 

1. Waktu Wajib

Merupakan waktu jika seorang bayi dilahirkan, atau seseorang masuk Islam sesudahnya, maka tidak wajib membayar zakat fitrah. 

Jika seseorang mati sebelumnya, maka tidak wajib membayar zakat fitrah. 

Jumhur ulama berpendapat, waktu wajib membayarnya adalah, tenggelamnya matahari pada hari terakhir bulan Ramadhan. 

Namun Hanafiyah berpendapat, waktu wajib adalah terbit fajar Idul Fitri.

2. Waktu Afdhal

Maksudnya adalah waktu terbaik untuk membayar zakat fitrajh, yaitu fajar hari ‘Id, dengan kesepakatan empat madzhab.

3.Waktu boleh.

Maksudnya, waktu yang seseorang dibolehkan bayi membayar zakat fithri. Tentang waktu terakhirnya, para ulama bersepakat, bahwa zakat fithra yang dibayarkan setelah shalat ‘Id, dianggap tidak bernilai sebagai zakat fitrah, sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits 

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكَاةَ الْفِطْرِ طُهْرَةً لِلصَّائِمِ مِنْ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِينِ مَنْ أَدَّاهَا قَبْلَ الصَّلَاةِ فَهِيَ زَكَاةٌ مَقْبُولَةٌ وَمَنْ أَدَّاهَا بَعْدَ الصَّلَاةِ فَهِيَ صَدَقَةٌ مِنْ الصَّدَقَاتِ

“Dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mewajibkan zakat fitrah untuk mensucikan orang yang berpuasa dari perkara sia-sia dan perkataan keji, dan sebagai makanan bagi orang-orang miskin. 

Barangsiapa menunaikannya sebelum shalat (‘Id), maka itu adalah zakat yang diterima. Dan barangsiapa menunaikannya setelah shalat (‘Id), maka itu adalah satu shadaqah dari shadaqah-shadaqah“. [HR Abu Dawud, no. 1609; Ibnu Majah, no. 1827, dan lain-lain].

Apakah boleh dibayar sebelum hari ‘Id? Dalam masalah ini, terdapat beberapa pendapat :

Abu Hanifah rahimahullah berpendapat : “Boleh maju setahun atau dua tahun”. Malik rahimahullah berpendapat : “Tidak boleh maju”.

Syafi’iyah berpendapat : “Boleh maju sejak awal bulan Ramadhan”.

Hanabilah : “Boleh sehari atau dua hari sebelum ‘Id”.

Pendapat terakhir inilah yang pantas dipegangi, karena sesuai dengan perbuatan Ibnu ‘Umar Radhiyallahu ‘anhuma, sedangkan beliau adalah termasuk sahabat yang meriwayatkan kewajiban zakat fithri dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallm.

Nafi’ berkata; 

وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا يُعْطِيهَا الَّذِينَ يَقْبَلُونَهَا وَكَانُوا يُعْطُونَ قَبْلَ الْفِطْرِ بِيَوْمٍ أَوْ يَوْمَيْنِ

“Dan Ibnu ‘Umar biasa memberikan zakat fithri kepada orang-orang yang menerimanya, mereka itu diberi sehari atau dua hari sebelum fithri“. [HR Bukhari, no. 1511; Muslim, no. 986].

Itulah 3 waktu pilihan untuk bayar zakat fitrah yang bisa Anda pahami. Semoga informasi ini berguna bagi Anda. 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD