AALI
9350
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
730
ACST
202
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
800
ADMF
8175
ADMG
176
ADRO
3140
AGAR
322
AGII
2260
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
112
AHAP
104
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
157
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1565
AKRA
1155
AKSI
270
ALDO
755
ALKA
292
ALMI
302
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/16 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.62
1.17%
+6.26
IHSG
7135.27
0.59%
+42.00
LQ45
1016.43
1.06%
+10.64
HSI
19765.62
-1.37%
-275.24
N225
28868.91
-0.01%
-2.87
NYSE
15794.33
-0.06%
-10.05
Kurs
HKD/IDR 190
USD/IDR 14,725
Emas
843,472 / gram

Jamaah! Biaya Perjalanan Haji 2022 Bakal Diumumkan Besok

SYARIAH
Widya Michella
Selasa, 12 April 2022 08:32 WIB
Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan akan mengumumkan penetapan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) pada Rabu (13/4/2022).
Jamaah! Biaya Perjalanan Haji 2022 Bakal Diumumkan Besok. (Foto: MNC Media)
Jamaah! Biaya Perjalanan Haji 2022 Bakal Diumumkan Besok. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan akan mengumumkan penetapan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) pada Rabu (13/4/2022). Rencana itu juga sudah disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Senin (11/4/2022) kemarin.

"Kita akan tetapkan mudah-mudahan untuk keseluruhan Biaya Penyelenggaran Ibadah Haji (BPIH), khususnya untuk Bipih yang akan dibayarkan oleh jemaah," kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU), Hilman Latief, dikutip dalam keterangan resminya, Selasa (12/4/2022).

Hilman mengatakan hingga kini Kemenag, bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) serta Komisi VIII DPR yang tergabung dalam Panja BPIH sedang menghitung kembali komponen BPIH. 

Sehingga untuk menetapkan besaran BPIH, kata Hilman Kemenag masih membutuhkan data-data, salah satunya jumlah hari jemaah menetap di Arab Saudi. Dirinya juga memperkirakan akan ada komponen biaya yang turun.

"Beda dengan dulu yang totalnya 42 hari. Nah, sekarang berapa hari, karena kemungkinan akan separuhnya. Maka ada kemungkinan komponen biayanya menurun, kita menunggu yang seperti itu, mudah-mudahan infonya segera muncul," kata Hilman.

Hilman menyampaikan perhitungan ulang komponen BPIH perlu dilakukan mengingat adanya perubahan besaran anggaran yang dibutuhkan. Mulai dari biaya pesawat, konsumsi, dan akomodasi supaya lebih rasional dan efisien.

"Ini berkaitan dengan angka. Perlu perhitungan mendetail. Pesawatnya seperti apa, avturnya naik apa enggak, pajak yang berlaku di Saudi dan Indonesia seperti apa, biaya hotel saat ini yang berlaku di sana berapa, biaya makanan yang biasanya normal-normal saja kemudian kalau harga minyak naik jadinya bagaimana," kata dia.

Selain itu, dirinya pun menegaskan bahwa pemerintah berusaha agar penetapan BPIH tidak memberatkan jemaah. Perlu diketahui, BPIH terdiri dari dua unsur. Pertama, biaya yang berasal dari nilai manfaat. Kedua, Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih), yakni biaya yang dibayarkan oleh jemaah haji. 

"Harapan kita sama, tidak memberatkan jemaah. Tapi kita juga melihat realitasnya semua naik, bagaimana mengkompromikan barang yang naik dengan upaya kita tidak memberatkan jemaah," kata Hilman. 

Kemudian Kemenag, kata Hilman juga sudah menyiapkan skenario biaya perjalanan ibadah haji. Dimana tergantung jumlah jemaah yang berangkat yakni sebesar 50 persen, 40 persen, atau 35 persen. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD