AALI
9700
ABBA
286
ABDA
7375
ABMM
1380
ACES
1340
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
194
ADRO
2230
AGAR
344
AGII
1435
AGRO
1345
AGRO-R
0
AGRS
167
AHAP
69
AIMS
372
AIMS-W
0
AISA
179
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
785
AKSI
845
ALDO
1485
ALKA
346
ALMI
278
ALTO
270
Market Watch
Last updated : 2022/01/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.22
-0.66%
-3.34
IHSG
6591.98
-0.33%
-22.08
LQ45
938.61
-0.66%
-6.20
HSI
24127.85
0.06%
+15.07
N225
27467.23
-2.8%
-790.02
NYSE
0.00
-100%
-17219.06
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,369
Emas
837,003 / gram

Kabar Baik! Sebanyak 2.669 IKM Sudah Bersertifikat Halal

SYARIAH
Rina Anggraeni
Jum'at, 16 Juli 2021 15:35 WIB
Pengembangan industri halal terus digenjot. Saat ini sertifikasi halal sepanjang tahun 2012-2021 sebanyak 2.669 IKM.
Sertifikasi Halal
Sertifikasi Halal

IDXChannel - Pengembangan industri halal terus digenjot. Beberapa pencapaian diantaranya, terbentuknya tiga kawasan industri halal dan terintegrasi, sosialisasi regulasi terkait Sistem Jaminan Halal, serta menyiapkan 20 Penyelia Halal tersertifkasi.

Plt. Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Matsuki menyebutkan saat ini sertifikasi halal sepanjang tahun 2012-2021 sebanyak 2.669 IKM.

"Sertifikat halal menunjukkan daya saing dan jaminan kualitas mutu dalam perdagangan global," kata Matsuki di Jakarta, Jumat (16/7/2021)

Hal ini karena tren mengonsumsi produk halal masyarakat global semakin meningkat sehingga terciptalah regulasi jaminan produk halal. Adapun, data Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebutkan, Indonesia berada di peringkat ke-21 dunia untuk ekspor makanan olahan.

Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Mila Kamila Bishry pun  mendorong IKM dan UKM yang telah mempunyai produk namun belum melakukan ekspor agar dapat memanfaatkan fasilitas dari pemerintah.

"Pengetahuan dan strategi mengenai pasar ekspor sangat dibutuhkan oleh IKM dan UKM," katanya.

Senada yang sama, Kepala Bidang Agro Kimia, Tekstil, dan Aneka Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, Maulana Indra Wibawa mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mendukung IKM makanan dan minuman dengan berbagai fasilitas ekspor, hal ini merupakan bagian dari visi Industri Juara, Pasar juara dan Logistik Juara.

Saat ini, Jawa Barat memiliki potensi Industri Menengah Pangan terbesardi seluruh Indonesia, dengan 1.174 unit usaha yang mempekerjakan 45.706 tenaga kerja. 

“Dengan jumlah Industri Menengah tersebut, kami berharap dapat terus membantu perekonomian Indonesia melalui peningkatan potensi IKM pangan di Jawa Barat,” kata Maulana. Produk makanan dan minuman unggulan ekspor dari Jawa Barat antara lain kopi, teh, dan kelapa parut," tandasnya. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD