sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kemenhaj Beberkan Langkah-Langkah Bangun Ekosistem Ekonomi Haji

Syariah editor Kunthi Fahmar Sandy
28/01/2026 08:41 WIB
Kemenhaj beberkan beberapa langkah strategis untuk membangun ekosistem ekonomi haji di Tanah Suci.
Kemenhaj Beberkan Langkah-Langkah Bangun Ekosistem Ekonomi Haji (FOTO:iNews Media Group)
Kemenhaj Beberkan Langkah-Langkah Bangun Ekosistem Ekonomi Haji (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) Kementerian Haji dan Umrah RI (Kemenhaj) Jaenal Effendi menuturkan beberapa langkah strategis untuk membangun ekosistem ekonomi haji di Tanah Suci.

Adapun langkah-langkah ini dilakukan antara lain dengan penyediaan makanan siap saji (Ready to Eat) dan bumbu pasta khas Indonesia untuk jamaah haji.

Lalu pemanfaatan area komersial di Saudi untuk mendukung kebutuhan jamaah sekaligus mempromosikan produk nasional. Kemudian pemenuhan pengiriman beras dan komoditas lain ke Saudi. Jaenal menegaskan bahwa pemanfaatan beras produksi dalam negeri kini menjadi prioritas utama guna memperkuat ekosistem ekonomi haji nasional

Di samping itu, Kemenhaj juga menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pimpinan guna mematangkan persiapan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah tahun 1447 H/2026 M. 

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf juga menegaskan beberapa strategi utama dalam penyelenggaraan ibadah haji, yaitu terkait pengetatan perizinan dan pengawasan PPIU-PIHK guna mencegah penipuan, perbaikan sarana pelatihan dan revitalisasi Asrama Haji demi menjaga citra layanan, serta penguatan peran Humas lintas direktorat.

"Kita akan terapkan kebijakan monitoring ketat melalui evaluasi kinerja pejabat setiap enam bulan sekali guna menjamin birokrasi yang lincah dan bertanggung jawab. Faktor keselamatan jamaah juga menjadi prioritas tertinggi di atas segalanya," kata Menhaj dikutip dalam keterangan tertulis Rabu (28/1/2025).

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo menuturkan, saat ini, input petugas haji di aplikasi Nusuk sudah mencapai hampir 100 persen (±99 persen).

Puji juga melaporkan bahwa Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PPIH Arab Saudi Tahun 1447 H/2026 M sedang berjalan secara paralel dengan fokus pada pendalaman tugas dan fungsi di Daerah Kerja (Daker). 

Tahun ini, Kementerian Haji dan Umrah juga tidak hanya fokus pada pelayanan ibadah, tetapi juga pada optimalisasi ekosistem ekonomi haji dan umrah. 

(kunthi fahmar sandy)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement