"Penyusunan menu dilakukan dengan memperhatikan keseimbangan gizi, variasi lauk, dan penyesuaian selera jamaah haji Indonesia," kata Indri.
Fokus pelayanan konsumsi saat ini juga mulai diarahkan pada persiapan krusial di fase puncak haji.
Setibanya jamaah di Arafah nanti, mereka akan langsung disambut dengan tiga botol air mineral sebagai minuman pembuka.
Selama menjalani wukuf di Arafah pada 8 hingga 9 Dzulhijjah, jamaah akan mendapatkan jaminan maksimal lima kali makan penuh.
Sebelum pergerakan malam menuju Muzdalifah, sebuah paket kelengkapan konsumsi tambahan juga akan didistribusikan sebagai bekal energi jamaah.