Dengan basis nasabah ritel consumer yang besar, Bank Muamalat ingin membangun ekosistem emas yang terintegrasi lewat sejumlah strategi. Di antaranya mendorong digitalisasi pengajuan pembiayaan emas melalui Muamalat DIN. Tujuannya agar dapat menjangkau nasabah generasi muda seiring tren transaksi perbankan yang semakin mengandalkan layanan berbasis aplikasi.
Muamalat juga melakukan bundling dengan produk pembiayaan haji, KPR iB Hijrah dan Multiguna iB Hijrah, serta penguatan literasi investasi emas syariah kepada nasabah existing maupun masyarakat luas.
Di samping itu, perseroan tidak lupa menyiapkan perlindungan asuransi dan penguatan mitigasi risiko untuk memberikan rasa aman bagi nasabah dalam berinvestasi emas. Langkah ini demi menjaga keseimbangan pertumbuhan bisnis dan kualitas portofolio.
Dengan berbagai strategi tersebut, Bank Muamalat memastikan pembiayaan emas syariah tidak akan berdiri sendiri, melainkan bagian dari solusi keuangan yang lebih luas bagi nasabah.
“Kami meyakini pembiayaan Solusi Emas Hijrah tetap menjadi salah satu pilar utama bisnis consumer Bank Muamalat di tengah potensi pasar yang masih sangat besar,” kata Ricky.
(kunthi fahmar sandy)