AALI
9575
ABBA
302
ABDA
6175
ABMM
1370
ACES
1250
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3300
ADHI
805
ADMF
7575
ADMG
179
ADRO
2210
AGAR
362
AGII
1410
AGRO
1270
AGRO-R
0
AGRS
149
AHAP
66
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1045
AKRA
775
AKSI
735
ALDO
1320
ALKA
296
ALMI
296
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.60
-1.04%
-5.27
IHSG
6568.17
-1.31%
-86.99
LQ45
939.34
-1.07%
-10.15
HSI
24243.61
-1.67%
-412.85
N225
27131.34
-1.66%
-457.03
NYSE
0.00
-100%
-16397.34
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
848,798 / gram

Sambut 2022, Ini Amalan yang Bisa Muslim Ucapkan Nanti Malam

SYARIAH
Novi Fauziah
Jum'at, 31 Desember 2021 17:33 WIB
Tidak ada amalan khusus untuk tahun baru Masehi. Namun bisa diiringi dengan doa-doa terbaik untuk menghadapi tahun berikutnya.
Berdoa jelang pergantian tahun 2022 (Ilustrasi)
Berdoa jelang pergantian tahun 2022 (Ilustrasi)

IDXChannel - Saat pergantian tahun baru, biasanya sebagian orang yang merayakannya akan berpesta-pora. Namun selain itu, umat Islam bisa melakukan hal positif lainnya, seperti melakukan amalan-amalan yang disunnahkan. Apa saja?

Ketua Komunitas Dai Daiah Indonesia, Ustadz Mahfud Said mengatakan, sebenarnya tidak ada amalan khusus untuk tahun baru Masehi. Namun bisa diiringi dengan doa-doa terbaik untuk menghadapi tahun berikutnya.

"Untuk tahun baru Masehi, belum saya temukan hadist yang menjelaskannya. Karena memang Islam memiliki tahun Hijriyah. Jadi tidak ada doa khusus. Namun perlu di ketahui, bahwa setiap momen seharusnya seorang Mukmin harus senantiasa berdoa dan minta pertolongan kepada Allah SWT. Dan tidak lupa bersyukur atas segala nikmat," ujarnya kepada MNC Portal beberapa waktu lalu.

Ia melanjutkan, dalam menyambut tahun baru umat Islam bisa melakukan beberapa salat sunah, di antaranya salat syukur, salat hajat, tahajud, tobat daln lainnya.

"Tapi kalau melakukannya dengan niat salat syukur maka menjadi amal kebaikan. Tapi dengan niat minta kita butuh pertongan Allah SWT. Bukan karena tahun baru," katanya.

Senada dengan dengan Said, Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Ustadz Ainul Yaqin mengatakan, tahun baru Masehi tidak ada di dalam Alquran. Namun Muslim bisa melakukannya dengan cara berdoa sebagai tanda rasa syukur.

"Doa khusus terkait tahun baru Masehi memang tidak tertuang dalam Alquran dan Hadits. Ada baiknya di tengah pergantian tahun kita berdoa kepada Allah SWT untuk kebaikan di tahun baru ini dan dijauhkan dari segala petaka yang ada di dalamnya," ujarnya.

Selain itu, bedoa bersama ketika pergantian tahun baru bukan hanya sekadar mencurahkan rasa syukur, namun juga bagian dari dakwah kepada umat. Seperti dijelaskan dalam surat Ibrahim ayat 7, yaitu:

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

Wa iż ta`ażżana rabbukum la`in syakartum la`azīdannakum wa la`ing kafartum inna 'ażābī lasyadīd

Artinya: "Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD