“Jangan menunda untuk melakukan pernikahan. Karena pernikahan itu menurut ajaran agama kita mengandung banyak sekali keberkahan. Secara psikologis membuat orang yang menikah itu tenang, fokus pada tujuan hidup, dan mereka jauh menjadi lebih bermakna daripada ketika masih sendirian,” ujarnya.
Abu turut mengimbau masyarakat untuk menghilangkan anggapan bahwa bulan Muharram merupakan bulan yang tidak baik untuk melangsungkan pernikahan.
Sebagai bagian dari kampanye tersebut, Kemenag akan menggelar nikah massal pada bulan Muharram untuk menegaskan bahwa bulan pertama dalam kalender Hijriah itu juga merupakan waktu yang baik untuk melaksanakan akad nikah.
“Kami mengimbau agar Muharram itu jangan dijadikan sebagai bulan yang menurut kepercayaan sebagian orang tabu untuk menikah. Yang penting menikah itu harinya semua hari baik,” kata dia.
(Dhera Arizona)