AALI
9650
ABBA
396
ABDA
0
ABMM
1455
ACES
1240
ACST
234
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1040
ADMF
7725
ADMG
196
ADRO
1870
AGAR
0
AGII
1525
AGRO
2080
AGRO-R
0
AGRS
177
AHAP
76
AIMS
462
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
890
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
965
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/12/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.49
0.72%
+3.62
IHSG
6573.41
0.53%
+34.91
LQ45
945.70
0.72%
+6.77
HSI
23444.23
-1.36%
-322.46
N225
27941.69
-0.31%
-87.88
NYSE
16347.87
-0.77%
-127.38
Kurs
HKD/IDR 1,847
USD/IDR 14,395
Emas
825,254 / gram

Tingkatkan Literasi, BEI Gelar Sharia Investment Week 2021

SYARIAH
Anggie Ariesta
Kamis, 11 November 2021 11:48 WIB
Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi menggelar Sharia Investment Week 2021 yang akan berlangsung hari ini hingga 13 November 2021.
Tingkatkan Literasi, BEI Gelar Sharia Investment Week 2021. (Foto: MNC Media)
Tingkatkan Literasi, BEI Gelar Sharia Investment Week 2021. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi menggelar Sharia Investment Week 2021 yang akan berlangsung hari ini hingga 13 November 2021. Acara ini sendiri dibuka secara langsung oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Kamis (11/11/2021) pagi. 

SWI merupakan bagian dari Peringatan 44 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia. SIW 2021 yang ditargetkan untuk dihadiri oleh kurang lebih 10.000 peserta ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi para stakeholders di pasar modal syariah, serta penguatan branding dari pasar modal syariah Indonesia sebagai salah satu motor penggerak dari pasar modal guna mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) selaku Ketua Pelaksana SIW 2021,, Hasan Fawzi, mengatakan, yakin dengan upaya, kerja keras dan dukungan dari banyak pihak bahwa kedepannya pasar modal syariah kita akan semakin maju.

"Semoga SIW 2021 ini dapat menjadi ajang bagi para peserta serta investor syariah, baik pemula maupun investor aktif, untuk lebih memahami pasar modal syariah sekaligus bisa menyebarkan semangat untuk berinvestasi melalui pasar modal syariah di Indonesia," katanya saat sambutan acara SIW 2021, Kamis (11/11/2021).

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu Nurhaida mengungkapkan, diketahui Indonesia dipercaya memegang posisi presidensi di G20 tahun 2022. Dia berharap pasar modal syariah juga dapat berperan dalam mendukung agenda yang diusung G20, yang salah satunya adalah terkait Sustainable Finance yang sebetulnya agenda tersebut bukan hal yang baru di pasar modal syariah.

"Hal ini sudah terdapat pada roadmap pasar modal syariah 2020-2024. Salah satu program pengembangan produk syariah yaitu Pengembangan Produk Pasar Modal Syariah Berbasis Socially Responsible Investment,” katanya.

Sementara itu, Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyampaikan, pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu peluang sekaligus tantangan bagi kemajuan ekonomi dan keuangan syariah ke depan. Inovasi berbasis digital dan perluasan digitalisasai layanan yang terintegrasi keberbagai sektor menjadi kebutuhan yang mendesak saat ini, tidak hanya untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat tapi juga untuk meningkatkan percepatan pertumbuhan investasi syariah.

"Pengembangan teknologi digital juga harus didukung oleh kualitas SDM yang adaptif, mandiri, produktif serta berdaya saing. Saya berharap seluruh pihak dapat terus berkontribusi dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah khususnya pasar modal syariah,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut diselenggarakan pula pemberian apresiasi bagi Anggota Bursa penyedia layanan Sharia Online Trading System (AB-SOTS) dan investor syariah pemenang IDX Islamic Challenge 2021 dengan total nilai hadiah lebih dari Rp200 juta.

PT Phintraco Sekuritas mendapatkan apresiasi sebagai AB-SOTS dengan jumlah partisipasi peserta terbanyak dan jumlah peserta aktif terbanyak, PT MNC Sekuritas dinobatkan sebagai AB-SOTS dengan rata-rata volume transaksi terbanyak, PT Mandiri Sekuritas dianugerahkan sebagai AB-SOTS dengan rata-rata nilai transaksi terbesar, PT Phillip Sekuritas Indonesia menjadi AB-SOTS dengan rata-rata frekuensi transaksi tertinggi, serta Syauqi Aidil Rahman sebagai investor syariah terbaik dari PT FAC Sekuritas Indonesia pada IDX Islamic Challenge 2021.

Pelaksanaan SWI 2021 terwujud seiring dengan program pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional, sebab pasar modal syariah menunjukkan peranannya dengan mencatatkan kinerja pertumbuhannya yang signifikan. Investor saham syariah Indonesia mencetak milestone terbaru, yaitu berupa pencapaian 102.426 investor yang meningkat 734 persen dalam lima tahun terakhir, dengan tingkat keaktifan mencapai 30,7 persen.

Tercatat pada BEI, data per Oktober 2021 menunjukkan bahwa komposisi pasar saham syariah di Indonesia masih cukup dominan, dengan jumlah saham syariah mencapai 56,9 persen dari total saham. Sedangkan kapitalisasi pasar saham syariah mencapai 45,6 persen dari total kapitalisasi pasar saham. Nilai rata-rata transaksi harian perdagangan saham syariah berkontribusi sebesar 52,6 persen, frekuensi transaksi sebesar 58,1 persen, dan volume transaksi sebanyak 47,2 persen.

Selain itu, BEI kembali meraih penghargaan sebagai The Best Islamic Capital Market dari ajang Global Islamic Finance Awards (GIFA) 2021. Ini merupakan kali ketiga BEI dinobatkan sebagai The Best Islamic Capital Market dan mengukuhkan posisi pasar modal syariah Indonesia di mata internasional.

Sejalan dengan pencapaian tersebut, sekaligus untuk meningkatkan literasi serta inklusi masyarakat terhadap pasar modal syariah, OJK bersama Self-Regulatory Organization (SRO), yang terdiri dari BEI, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) kembali menyelenggarakan acara Sharia Investment Week (SIW) 2021 secara virtual. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD