IDXChannel - Pemerintah AS telah memberikan lampu hijau kepada raksasa chip Nvidia untuk menjual prosesor kecerdasan buatan (AI) H200 di China.
H200, chip tercanggih kedua Nvidia, sebelumnya dibatasi oleh Washington karena kekhawatiran bahwa hal itu akan memberikan keunggulan kepada industri teknologi dan militer China atas AS.
Dilansir dari BBC pada Rabu (14/1/2026), Departemen Perdagangan AS mengatakan bahwa chip tersebut dapat dikirim ke China asalkan ada pasokan yang cukup di Negeri Paman Sam tersebut.
Chip H200 satu generasi di belakang prosesor Blackwell Nvidia, yang dianggap sebagai semikonduktor AI tercanggih di dunia dan tetap diblokir penjualannya di China.
Nvidia terjebak dalam tarik-menarik geopolitik antara AS dan China, dua negara yang paling berpengaruh dalam perlombaan AI global.