IDXChannel—Pemerintah Australia meminta penjelasan pengelola platform game Roblox dan Minecraft tentang bagaimana cara kedua platform game tersebut melindungi anak-anak dari potensi grooming, pemerasan seksual, dan radikalisasi.
Seperti diketahui, banyak pengguna Roblox dan Minecraft adalah anak-anak di bawah usia. Di Australia sendiri, sembilan dari 10 anak yang berusia 8-17 tahun telah bermain game online.
Melansir CNA (23/4/2026), Australia eSafety Commissioner telah mengirimkan pemberitahuan transparansi secara resmi kepada Roblox, Minecraft, Fortnite, dan Valve untuk menggali sistem keamanan dan pencegahan di platform-nya masing-masing.
Perusahaan-perusahaan ini diwajibkan untuk mematuhi permintaan eSafety Commissioner untuk memberikan penjelasan terkait perlindungan anak secara mendetail. Jika tidak, perusahaan akan dikenakan penalti sebesar AUD825.500 per hari.
Australia eSafety Commissioner Julie Inman Grant mengatakan layanan terkait game, termasuk pesan terenkripsi (encrypted messaging), dapat menjadi titik awal pertemuan antara seorang anak dengan pelaku kejahatan.