Setelahnya, Pemerintah Australia sempat melaporkan bahwa 5 juta akun anak-anak telah dibatasi dan dideaktifkan. Namun, pada Desember 2025, dewan pengawas mendapati bahwa 7 dari 10 anak yang memiliki akun media sosial masih eksis di berbagai platform.
(Nadya Kurnia)