sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Google Diminta Buka Android untuk Layanan AI Kompetitor

Technology editor Wahyu Dwi Anggoro
28/04/2026 10:32 WIB
Uni Eropa meminta Google untuk membuka sistem operasi Android bagi layanan kecerdasan buatan (AI) dari pesaing.
Google Diminta Buka Android untuk Layanan AI Kompetitor. (Foto: Inews Media Group)
Google Diminta Buka Android untuk Layanan AI Kompetitor. (Foto: Inews Media Group)

IDXChannel - Uni Eropa meminta Google untuk membuka sistem operasi Android bagi layanan kecerdasan buatan (AI) dari pesaing.

"Langkah-langkah yang diusulkan bertujuan untuk memastikan bahwa layanan AI pesaing dapat berinteraksi secara efektif dengan aplikasi pada perangkat Android pengguna dan menjalankan tugas sesuai kebutuhan, seperti mengirim email menggunakan aplikasi email pilihan pengguna, memesan makanan, atau berbagi foto dengan teman," kata Komisi Eropa, dilansir dari AFP pada Selasa (28/4/2026).

"Ini akan memberikan pengguna Android di seluruh Uni Eropa pilihan layanan AI yang lebih luas," katanya.

Meski demikian, raksasa teknologi asal Amerika Serikat (AS) tersebut menolak seruan Uni Eropa. Google menuduh Brussel melakukan intervensi yang berlebihan.

"Ini berisiko meningkatkan biaya sekaligus merusak perlindungan privasi dan keamanan yang penting bagi pengguna Eropa," kata Google.

Berdasarkan Undang-Undang Pasar Digital (DMA) Uni Eropa, perusahaan teknologi besar harus membuka diri terhadap persaingan untuk memberikan lebih banyak pilihan kepada konsumen.

Pemerintahan Presiden Donald Trump telah mengecam kebijakan DMA Uni Eropa. Dia menuduh Brussel secara tidak adil menargetkan perusahaan-perusahaan AS.

Google sudah menjadi subjek beberapa penyelidikan DMA formal. Setiap pelanggaran DMA dapat berujung pada denda hingga 10 persen dari total omset global perusahaan.

Seruan Uni Eropa ini bukan bagian dari investigasi DMA formal, sehingga Google tidak akan dikenai denda jika menolaknya. (Wahyu Dwi Anggoro)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement