Dalam paparannya, Head of VALORANT Esports Product Riot Games, Jake Sin, menyampaikan Indonesia menjadi salah satu pasar strategis dalam perkembangan ekosistem VALORANT di kawasan APAC (Asia-Pacific). Menurutnya, antusiasme komunitas serta prestasi tim esports Indonesia menunjukkan kesiapan Indonesia untuk mengambil peran lebih besar dalam kompetisi esports internasional.
“Indonesia merupakan salah satu region terkuat di VALORANT APAC saat ini. Kami ingin membuka jalur kompetitif yang lebih luas agar talenta Indonesia memiliki akses menuju panggung internasional dan global,” ujar Jake Sin.
Menurut data Global Games Market Report 2021 yang dirilis oleh Newzoo, Indonesia menempati posisi ke-8 yang menyumbang pendapatan paling banyak di dunia dengan nilai industri mobile game sebesar USD1,5 miliar. Di Indonesia, sebanyak USD1,3 miliar pemasukan industri mobile game hanya berasal dari total belanja konsumen melalui Google Play, tanpa menghitung pemasukan dari iklan dan lain sebagainya.
(NIA DEVIYANA)