IDXChannel—Kementerian Ekonomi Kreatif mendorong para pelaku industri kreatif dan kreator konten lokal di Tanah Air untuk memanfaatkan integrasi kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan sistem manajemen proyek.
Teknologi ini dinilai mampu mengakselerasi kelahiran model bisnis baru berbasis one-man company yang berdaya saing global.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menjelaskan bahwa konsep one-man company memungkinkan seorang kreator tunggal untuk mengelola skala bisnis yang lebih besar tanpa harus terhalang oleh keterbatasan keahlian teknis operasional.
"Dengan menggabungkan project management dan AI, kini berkembang tren one-man company. Seorang kreator yang tidak memiliki latar belakang CFO atau CMO bisa menggabungkan alat-alat berbasis AI untuk mengoperasikan bisnisnya secara mandiri," ujar Irene Umar dalam acara kolaborasi digital bersama Google di Jakarta, (23/7/2026).
Selain pemanfaatan AI untuk efisiensi internal, Irene juga menyoroti pentingnya para pemilik Kekayaan Intelektual (Intellectual Property/IP) digital lokal untuk tidak hanya berpuas diri dengan jumlah pengikut di platform digital.