IDXChannel - Perusahaan fintech Intuit melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap 17 persen dari tenaga kerja penuh waktunya, atau sekitar 3.000 posisi di seluruh dunia.
Dilansir dari CBC pada Jumat (22/5/2026), Intuit berencana untuk merampingkan bisnis dan fokus pada sektor-sektor kunci, termasuk kecerdasan buatan (AI).
"Kita harus meningkatkan penyediaan manfaat kepada pelanggan dengan kombinasi data, AI, dan keahlian manusia," kata CEO Intuit Sasan Goodarzi dalam memo kepada karyawan.
Menurut laporan tahunan perusahaan, Intuit memiliki sekitar 18.200 karyawan di tujuh negara per Juli 2025.
Intuit menyediakan sederet perangkat lunak terkait layanan finansial, termasuk TurboTax.
Intuit bergabung dengan daftar perusahaan teknologi yang semakin panjang yang telah mengumumkan PHK tahun ini, termasuk 16.000 pekerja di Amazon, 4.000 di Block milik Jack Dorsey, dan 15 persen dari tenaga kerja di Pinterest.
Intuit baru-baru ini menandatangani perjanjian multi-tahun dengan perusahaan rintisan AI Anthropic dan OpenAI untuk mengintegrasikan model AI mereka ke dalam perangkat lunaknya dan menambahkan kemampuan pajak, keuangan, akuntansi, dan pemasaran yang dipersonalisasi dari Intuit ke dalam chatbot Claude dan ChatGPT. (Wahyu Dwi Anggoro)