AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20116.20
-0.27%
-55.07
N225
26604.84
-0.27%
-72.96
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,038 / gram

10 Daftar Saham Energi Terbaik 2022 yang Bisa Menjadi Referensi

YUK NABUNG SAHAM
Mohammad Yan Yusuf
Selasa, 22 Maret 2022 14:15 WIB
Beberapa daftar saham energi terbaik 2022 ini bisa menjadi referensi Anda sebelum membelinya di pasar modal. Tentunya saham ini memiliki kualitas.
10 Daftar Saham Energi Terbaik 2022 yang Bisa Menjadi Referensi. (Foto : MNC Media)
10 Daftar Saham Energi Terbaik 2022 yang Bisa Menjadi Referensi. (Foto : MNC Media)

IDXChannel - Beberapa daftar saham energi terbaik 2022 ini bisa menjadi referensi Anda sebelum membelinya di pasar modal. Tentunya saham ini memiliki kualitas dan diyakini tidak akan rugi.

Lalu apa saja daftar saham energi terbaik 2022? Berikut kami lansir dari berbagai sumber :

1. Elnusa (ELSA)

Performa keuangan PT Elnusa Tbk terus spektakuler dengan berkonsentrasi ke strategi bisnis jangka panjang. Mereka berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp5,719 triliun. Sekalipun demikian jumlah ini tidak terlalu sama dibandingkan tahun 2020.

Termasuk laba bersih mereka yang yang anjlok dari yang awalnya 201 miliar pada September 2020 menjadi 47,2 miliar saja di September 2021.

Penyebab utama menurunnya kinerja keuangan perusahaan ini karena pandemi Covid-19 dan mundurnya sejumlah proyek dari KKKS. Meski begitu performa keuangan Elnusa selama tahun 2021 ini masih menunjukkan performa positif.

2. Medco Energi (MEDC)

Berturunnya permintaan energi membuat performa PT Medco Energi Internasional Tbk menurun. Upaya melakukan korporasi untuk membenahi kinerja tentu mempengaruhi peningkatan demand dan harga komoditas, termasuk berkurangnya beban utang yang selama ini ditanggungnya.

Berkaca dari kejadian 2020 yang membukukan besar kerugian hingga mencapai USD173 juta tidak lagi terulang. Perusahaan ini terus mengalami untung, termasuk pada kuartal III 2021 perusahaan kembali mencetak laba sebesar 61,3 juta USD.

3. Perusahaan Gas Negara (PGAS)

Melalui saham energi terbarukan dengan status sebagai BUMN. Hingga kuartal III 2021, perusahaan ini tercatat memiliki rekam jejak pendapatan dan laba yang cukup bagus. 

Termasuk laporan keuangan kuartalan milik mereka, PGN menulis bahwa dari Januari hingga September 2021, perusahaan berhasil mendapatkan pendapatan sebesar USD2,2 juta dan meningkat dibandingkan tahun lalu. 

Dari segi laba, laba PGN juga meningkat nyaris 4 kali lipat dari 84 juta USD di September 2020 menjadi 329 USD pada September 2021. Menurut pihak perusahaan, salah satu penyebab kenaikan ini adalah karena tingginya permintaan oksigen medis saat pandemi.

Dengan pandemi yang hampir berakhir, mereka tetap optimis sekalipun permintaan oksigen berkurang. Imbasnya, permintaan di sektor lain akan kembali seperti semula.

4. PT AKR Corporindo (AKRA)

PT AKR Corporindo Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang jual beli bahan bakar minyak, bahan kimia dasar, pelumas dan logistik. 

Trend positif terlihat sejak awal tahun 2021. Saat ini saham perusahaan ini diperjualbelikan dengan harga Rp4110 rupiah per lembar.

Meningkat harga saham tidak lepas dari kinerja keuangan yang solid. Ini terlihat pada tahun lalu, laba bersih yang diperoleh AKRA naik 22% dari Rp685 miliardi September tahun sebelumnya menjadi Rp836 miliar rupiah.

5.  PT Indika Energy Tbk (INDY)

Daftar saham energi terbaik 2022 selanjutnya yaitu Indika Energy. Perusahaan energi ini tidak hanya bergerak di bidang distribusi dan pengolahan bahan bakar fosil, tetapi juga sudah merambah bahan bakar terbarukan dari panel surya.

Saat ini, kinerja perusahaan selama tahun 2021 cukup baik hingga September, perusahaan ini masih membukukan kerugian. 

Termasuk laporan keuangan kuartalan mereka yang mencatatkan rugi sebesar USD3,9 juta. Meskipun demikian, jumlah kerugian ini jauh lebih kecil dibandingkan periode yang sama tahun 2020. Ketika itu, INDY rugi hingga USD66 juta.

6. Adaro Energy (ADRO)

Merupakan perusahaan energi swasta di Indonesia ternama. Saham mereka termasuk perusahaan blue chip. Sektor bisnisnya juga sangat menjanjikan.

Termasuk konflik Rusia Ukraina yang membuat harga batubara dunia terus melejit. Dalam data dari laporan keuangan triwulan ketiga 2021, Adaro membukukan pendapatan yang cukup solid. Tercatat pendapatan dan laba perusahaan ini masing-masing sebesar USD2,5 miliar dan USD51,8 juta.

Jumlah sangat lebih baik dibandingkan tahun 2020, dimana mereka merugi hingga USD88 juta. 

7. Energi Mega Persada (ENRG)

PT Energi Mega Persada Tbk diketahui sukses mencatatkan peningkatan pendapatan pada triwulan tiga tahun 2021 yakni 23,6 persen dari USD239 juta menjadi USD295,5 juta. 

Namun demikian, laba perusahaan ini justru menyusut dari USD48 juta di tahun 2020 menjadi USD17 juta di tahun 2021. Hal ini diperkirakan karena pajak penghasilan dan kerugian karena nilai tukar yang membengkak.

8. Bumi Resources (BUMI)

Salah satu perusahaan tambang dimiliki Bakrie Group, BUMI telah berencana memproduksi sekitar 90 juta ton batu bara di tahun 2022 demi memanfaatkan momentum kenaikan harga batu bara.

Selain itu, di tahun 2022 perusahaan ini juga berencana untuk mengkonversi Obligasi Wajib Konversi (OWK) milik mereka menjadi saham baru dengan harga Rp50 rupiah per lembar saham. Jika Anda tertarik untuk membeli saham ini, sebaiknya Anda mempelajari keuangan perusahaan ini terlebih dahulu.

Sementara dari kinerja keuangan, perusahaan ini terusa alami keuntungan dibandingkan tahun lalu, yakni sebesar USD70 juta. 

9. Super Energy (SURE)

Proyeksi  kinerja perusahaan tahun 2021 itu mengikuti situasi perekonomian yang terjadi saat ini. Mereka mampu merealisasikan pendapatan sebesar Rp250 miliar pada September 2021. Hanya saja laba bersih perusahaan ini justru negatif hingga 50 miliar rupiah. Hal ini karena beban pokok pendapatan yang harus dibayarkan perusahaan lebih besar dibandingkan pendapatannya.

Super Energy menjual gas berupa compressed natural gas (CNG), liquified petroleum gas (LPG), dan Condensate. Sebagian besar penjualan gas membidik perusahaan makanan maupun perusahaan pengolahan kapur. Sementara penjualan gas lainnya adalah ke industri tekstil dan rokok.

10. Ratu Prabu Energi (ARTI)

Memiliki kode saham ARTI merupakan emiten energi yang menjalankan usahanya di sektor produksi dan jasa minyak dan gas bumi. Korporasi ini mampu mengoperasikan usaha di pertambangan lain termasuk tambang emas dan batu bara. Selain itu, saham ARTI pun menguasai usaha properti.

Seperti diketahui ARTI yang dimiliki umum sebanyak 7,8 miliar lembar dimana publik menguasai 57,5%, diikuti PT Ratu Prabu yang merupakan pengendali sebanyak 33%, dan DP Bukit Asam sebanyak 9,3%. Selama Covid-19, mereka mengalami kerugian bersih sebanyak Rp30 miliar pada semester I 2021. Jumlah jauh lebih baik dibandingkan tahun 2020 yaitu kerugian Rp334 miliar rupiah.

Itulah daftar saham energi terbaik 2022 yang bisa menjadi referensi Anda saat mencoba bermain di pasar modal. 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD