"Jadi yang kita salurkan sekarang sebenarnya uang perbankan. Cuma emang ada catatan ya, kebanyakan memang perbankan digital. Belum connect dengan perbankan (Himbara) yang dapat Rp200 triliun itu," kata Kuseryansyah.
"Artinya, perbankan dengan pindar itu sudah nyaman satu sama lain. Tinggal ya kita sih dana Rp200 triliun kemarin kita pengen bisa nyalurin, tapi belum kebagian," katanya.
Maka dari itu, Kuseryansyah berharap bisa berdialog dengan pemerintah terutama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait industri pindar ambil bagian dari penyaluran dana SAL yang ada di Himbara tersebut.
"Tentunya masih bisa sinergi. Setelah ini, mesti audiensi itu dengan Pak Purbaya biar kebagiannya Rp200 triliun. Jadi, bahasanya bukan kita minta, tapi istilahnya, pindar itu jadi feeder untuk bank, feeder nasabah untuk bank," ujarnya.