Di lain pihak, Hanie juga menjelaskan terkait perbaikan komposisi dana murah, yang terutama terlihat pada segmen ritel, yang tercatat sebesar Rp5,84 triliun per Juni 2026, meningkat lebih dari 3,6 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Pada segmen ini, giro tumbuh sekitar 24,03 persen secara tahunan, sementara tabungan meningkat 10 persen secara tahunan.
"Ke depan, kami akan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, efisiensi biaya dana, dan kualitas aset. Strategi ini penting agar Bank Mega Syariah dapat terus tumbuh secara sehat serta memberikan layanan keuangan syariah yang semakin relevan bagi masyarakat," ujar Hanie.
(taufan sukma)