IDXChannel - Para ekonom Goldman Sachs Group Inc tidak lagi memperkirakan Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga tahun ini.
Dilansir dari Bloomberg pada Senin (8/6/2026), pasar tenaga kerja yang lebih kuat dari perkiraan membuat The Fed tidak perlu memangkas suku bunga untuk menggenjot pertumbuhan.
Goldman Sachs memperkirakan dua pemangkasan suku bunga pada Juni dan Desember 2027, mundur dari perkiraan sebelumnya yaitu Desember 2026 dan Maret 2027.
Perkiraan terbaru ini muncul setelah data tenaga keja di AS pada Mei melampaui perkiraan. Hal tersebut mengindikasikan perekonomian yang tangguh.
Hal itu bahkan memicu spekulasi bahwa bank sentral akan menaikkan suku bunga tahun ini untuk menahan lonjakan inflasi akibat perang di Iran. Investor obligasi memperkirakan kenaikan suku bunga The Fed sebanyak seperempat poin pada Desember 2026.
Namun, ekonom Goldman Sachs merasa peluang pemangkasan suku bunga The Fed tahun ini masih kecil. Pasalnya, lonjakan inflasi diyakini hanya bersifat sementara.
"Inflasi tampaknya kurang mungkin menjadi berkelanjutan," kata Kepala Ekonom AS Goldman Sachs, David Mericle, dalam sebuah catatan.
Goldman Sacgs juga merevisi turun perkiraan tingkat pengangguran AS menjadi 4,4 persen tahun ini dari sebelumnya 4,6 persen. (Wahyu Dwi Anggoro)