Di Kuartal II/2024, Bank Raya berhasil memperbaiki Rasio NPL gross menjadi 4,14 persen dari sebelumnya pada Kuartal II/2023 Rasio NPL Gross tercatat sebesar 4,35 persen.
Seiring dengan pertumbuhan kredit, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp8,7 Triliun atau tumbuh 5,7 persen (yoy). Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga terus digenjot terutama dari pertumbuhan Digital Saving yang tumbuh sebesar 22,3 persen (yoy) menjadi sekitar Rp900 Miliar dan volume transaksi yang tumbuh sebesar 12,5 persen (yoy) menjadi Rp1,6 Triliun.
Berkat kinerja yang membaik, Bank Raya berhasil membukukan laba bersih di Kuartal II/2O24 sebesar Rp20 Miliar dengan kenaikan 115,9 persen secara (yoy).
"Pencapaian kinerja Bank Raya yang terus bertumbuh tercermin dari rasio profitabilitas dan efisiensi Bank Raya yang juga terus menunjukkan perbaikan. Terlihat dari peningkatan rasio NIM pada Kuartal II/2024 menjadi 4,31 persen dari sebelumnya 3,53 persen, serta Cost to Income Ratio (CIR) pada Kuartal II/2024 yang membaik menjadi 52,44% dari sebelumnya 82,95 persen," ujarnya
"Dalam perayaan HUT ke-35 ini, Bank Raya ingin menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan terbaik kepada nasabah dan mengoptimalkan layanan perbankan digital secara menyeluruh kepada nasabah yang dapat diakses secara mudah dan cepat, untuk mempercepat langkah Bank Raya menjadi Bank Digital utama bagi masyarakat," tutur Bagus
(kunthi fahmar sandy)