sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kredit Himbara Masih Tumbuh Dua Digit, BBCA Andalkan Pendapatan Non-Bunga

Banking editor Desi Angriani
24/06/2026 10:05 WIB
Himbara masih mampu membukukan pertumbuhan kredit dua digit hingga Mei 2026.
Kredit Himbara Masih Tumbuh Dua Digit, BBCA Andalkan Pendapatan Non-Bunga (Foto: dok Frepik)
Kredit Himbara Masih Tumbuh Dua Digit, BBCA Andalkan Pendapatan Non-Bunga (Foto: dok Frepik)

Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) membukukan pertumbuhan laba bersih 7 persen yoy. Kenaikan NII yang mencapai 15 persen yoy berhasil mengimbangi kenaikan biaya operasional dalam besaran yang relatif sama. Namun, lonjakan beban provisi sebesar 31 persen yoy membatasi pertumbuhan laba perseroan.

Di sisi lain, BBCA mencatat pertumbuhan laba bersih yang lebih moderat sebesar 2 persen yoy. Berbeda dengan dua bank pelat merah tersebut, kinerja BBCA ditopang oleh pendapatan non-bunga yang tumbuh 9 persen yoy, sementara NII tercatat relatif stagnan dengan kontraksi tipis 1 persen yoy.

Dari sisi penyaluran kredit,  kedua bank pelat merah tersebut masih menjadi motor pertumbuhan sektor perbankan. Hingga Mei 2026, kredit BMRI tumbuh 21 persen yoy dan BBNI meningkat 25 persen yoy.

Menurut Stockbit Selasa (23/6/2026), meski mengesampingkan pinjaman kepada PT Agrinas Pangan Nusantara yang masing-masing mencapai sekitar Rp55 triliun per Maret 2026, pertumbuhan kredit kedua bank masih solid masing-masing 16 persen yoy dan 17 persen yoy.

Stockbit menilai, BBNI lebih efektif mengonversi pertumbuhan kredit menjadi pendapatan bunga bersih dibandingkan BMRI. Hal itu didukung oleh pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) BBNI yang lebih seimbang antara dana murah atau current account saving account (CASA) dan deposito berjangka (time deposit/TD). 

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement