sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

OCBC Raup Laba Bersih Rp1,36 Triliun di Kuartal I-2026

Banking editor Febrina Ratna Iskana
30/04/2026 05:30 WIB
OCBC mencatatkan membukukan laba bersih sebesar Rp1,36 triliun pada kuartal I-2026, atau tumbuh 5 persen secara tahunan.
OCBC Raup Laba Bersih Rp1,36 Triliun di Kuartal I-2026. (Foto: iNews Media Group)
OCBC Raup Laba Bersih Rp1,36 Triliun di Kuartal I-2026. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) mencatatkan kinerja keuangan yang resilien pada kuartal I-2026. Per 31 Maret 2026, OCBC membukukan laba bersih sebesar Rp1,36 triliun, atau tumbuh 5 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).

Pertumbuhan itu didukung oleh pendapatan operasional yang sebesar 6 persen secara YoY. Di sisi lain, total aset perseroan itu meningkat 7 persen menjadi Rp312,9 triliun.

Pada sisi pendanaan, jumlah Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp226,4 triliun, tumbuh 4 persen, yang didukung oleh pertumbuhan rasio Giro dan Tabungan (CASA) menjadi 61,9 persen.

Sementara itu, Penyaluran kredit OCBC tumbuh menjadi Rp171,0 triliun dengan kualitas aset yang tetap terjaga. Terbukti dengan Kredit Bermasalah Bruto (NPL gross) terjaga di level 2,1 persen dan Loan at Risk (LaR) membaik ke 5,3 persen dibandingkan 5,4 persen pada tahun sebelumnya dengan pencadangan NPL yang memadai sebesar 221,8 persen.

Presiden Direktur OCBC, Parwati Surjaudaja, menyampaikan kinerja sepanjang kuartal I-2026 menunjukkan kekuatan model bisnis Bank yang seimbang antara pertumbuhan dan kehati-hatian.

“Kami melihat momentum pertumbuhan yang tetap terjaga di awal 2026, baik dari sisi intermediasi maupun penghimpunan dana. Pertumbuhan kredit yang tetap positif mencerminkan komitmen kami dalam mendukung kebutuhan nasabah dan perekonomian,” tuturnya.

Lebih lanjut, Parwati mengatakan peningkatan CASA menunjukkan kepercayaan nasabah yang semakin kuat terhadap layanan Bank. “Didukung oleh permodalan yang kuat dan likuiditas yang memadai, kami optimistis dapat terus mengakselerasi pertumbuhan secara prudent, sekaligus menjaga ketahanan Bank di tengah dinamika ekonomi,” kata dia.

Dari sisi fundamental, tingkat permodalan Bank meningkat dengan tingkat kecukupan modal (CAR) sebesar 25 persen, sehingga memberikan ruang yang memadai untuk ekspansi bisnis ke depan.

Sementara itu, likuiditas Bank juga tetap terjaga dengan baik, tercermin dari rasio kecukupan likuiditas (LCR) sebesar 236,7 persen. Pada kurtal I-2026 ini, total nilai transaksi melalui e-channel berhasil mencatatkan pertumbuhan hingga 15 persen.

Pengguna aktif individu internet banking dan OCBC Mobile meningkat sebesar 8 persen secara tahunan, sedangkan pengguna aktif OCBC Business Mobile untuk nasabah korporasi mengalami peningkatan sebesar 20 persen secara YoY.

Sejalan dengan transformasi digital, OCBC terus memperkuat ekosistem layanan melalui produk dan layanan Nyala, juga terus mengembangkan solusi keuangan terintegrasi.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement