Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim, Adhy Karyono menambahkan, inklusi keuangan di Jatim saat ini sudah berada di angka 92,99 persen.
Tetapi, faktanya tingkat literasi keuangan Jatim masih sekitar 55,30 persen.
"Masyarakatnya ini sudah bankable, sudah bisa akses semua layanan digital perbankan, punya kartu kredit, dan bahkan pakai QRIS. Tetapi ternyata masih rendah untuk kalangan pelajar. Oleh karena itu, kita semua harus kerja sama agar semua pelajar Jatim punya rekening bank," katanya.
(SLF)