AALI
9650
ABBA
222
ABDA
5500
ABMM
2140
ACES
775
ACST
160
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
755
ADMF
8000
ADMG
170
ADRO
2720
AGAR
316
AGII
2000
AGRO
660
AGRO-R
0
AGRS
120
AHAP
55
AIMS
256
AIMS-W
0
AISA
140
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1425
AKRA
960
AKSI
284
ALDO
820
ALKA
298
ALMI
290
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/07/01 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
519.46
-1.84%
-9.76
IHSG
6794.33
-1.7%
-117.25
LQ45
974.33
-1.78%
-17.61
HSI
0.00
-100%
-21996.89
N225
25935.62
-1.73%
-457.42
NYSE
0.00
-100%
-14599.59
Kurs
HKD/IDR 1,904
USD/IDR 14,960
Emas
863,215 / gram

Simak 4 Modus Soceng Imbauan OJK, Apa Saja?

BANKING
Rizki Setyo Nugroho/SEO
Selasa, 21 Juni 2022 11:48 WIB
Tahukah Anda bahwa ada beberapa modus soceng imbauan OJK yang perlu Anda ketahui? Saat ini, banyak sekali modus penipuan yang semakin marak terjadi
Simak 4 Modus Soceng Imbauan OJK, Apa Saja? (Foto: MNC Media)
Simak 4 Modus Soceng Imbauan OJK, Apa Saja? (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Tahukah Anda bahwa ada beberapa modus soceng imbauan OJK yang perlu Anda ketahui? Saat ini, banyak sekali modus penipuan yang semakin marak terjadi.

Social Engineering atau sering disebut soceng adalah sebuah modus penipuan untuk mengelabui atau memanipulasi korban agar bisa mendapatkan informasi dari data pribadi atau akses yang diinginkan. Soceng menggunakan modus untuk memanipulasi psikologis korban dengan berbagai cara yang persuasif dan membuat korban merasa panik maupun senang. 

4 Modus Soceng Imbauan OJK

Otoritas Jasa Keuangan atau OJK telah memberikan beberapa imbauan terkait dengan penipuan modus soceng ini. Berikut adalah 4 modus soceng imbauan OJK yang perlu Anda ketahui agar tidak terjerumus ke dalam penipuan:

1.  Info Perubahan Tarif Transfer Bank

Modus pertama yang sering dilakukan oleh penipu adalah terkait dengan informasi perubahan tarif transfer bank. Biasanya, penipu akan berpura-pura menjadi pegawai bank dan menginfokan adanya perubahan tarif transfer bank kepada korban.

Lalu, penipu tersebut akan memberikan sebuah link untuk diisi oleh para korban. Formulir tersebut nantinya akan memberikan beberapa data pribadi seperti PIN, OTP, dan juga password

2.  Tawaran Menjadi Nasabah Prioritas

Modus kedua yang dilakukan oleh penipu adalah dengan menawarkan perubahan status nasabah menjadi nasabah prioritas. Nasabah prioritas memang menawarkan berbagai macam fasilitas yang tidak dimiliki oleh nasabah biasa. 

Penipu akan berusaha merayu para korban dengan promosi-promosi menarik. Setelah itu, penipu akan meminta korban untuk memberikan berbagai data pribadi seperti nomor kartu ATM, PIN, OTP, Nomor CVV/CVC, dan juga password.

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD